Rehat Sejenak di SPBU Muri

•29 October 2009 • 7 Comments

spbu muri cMenempuh perjalanan panjang dengan mengendarai kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat pasti cukup melelahkan. Dan untuk sedikit mengembalikan stamina tak ada salahnya berhenti sejenak sembari beristirahat di tengah perjalanan. Di Kabupaten Tegal terdapat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang juga layak dijadikan sebagai tempat rehat sejenak sembari mengisi bahan bakar kendaraan. SPBU 44.521.08 yang terletak di Jalan Raya Dampyak KM 3,5 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal ini cukup unik karena memiliki toilet bersih dalam jumlah yang cukup banyak.

-baca selengkapnya>

Susunan Kabinet Indonesi Bersatu II

•23 October 2009 • Leave a Comment

kabinetSatu hari setelah resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2009-2014, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung mengumumkan susunan kabinet baru yang akan membantu selama kepemimpinannya lima tahun mendatang. SBY mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Bersatu II dengan didampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono pada Rabu (21/10) tepat pukul 22.00 WIB. Dan kemarin (22/10) siang bertempat di Istana Negara Jakarta, SBY langsung melantik 34 menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu II.

-baca selengkapnya>

SBY-Boediono Resmi Dilantik

•21 October 2009 • 1 Comment

sby boedionoSetelah ditetapkan sebagai pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) terpilih pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tahun 2009 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) -yang tertuang dalam Surat Keputusan KPU Nomor 373/ Kpts/ KPU/ Tahun 2009- pada 18 Agustus 2009 yang lalu, kemarin (20/10) pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) untuk periode 2009-2014 dalam Sidang Paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat RI (MPR-RI) yang dipimpin ketua MPR-RI, Taufik Kiemas di Gedung Nusantara Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR-RI) Jakarta.

-baca selengkapnya>

Aburizal Bakrie Ketua Umum Partai Golkar

•11 October 2009 • Leave a Comment

Partai Golongan Karya (Golkar) baru saja usai melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Pekanbaru, Riau pada 5-8 Oktober 2009 kemarin. Salah satu hasil dari pelaksanaan Munas VIII yang digelar di Ballroom Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau adalah terpilihnya Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang baru untuk periode 2009-2015 menyisihkan tiga kandidat lainnya yaitu Surya Paloh, Yudi Chrisnandi dan Hutomo Mandala Putra atau yang lebih akrap disapa Tommy Soeharto.

golkarAburizal Bakrie terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2009-2015 dengan mengantongi 296 suara mengungguli Surya Paloh dengan 240 suara, Yudi Chrisnandi 0 suara dan Tommy Soeharto 0 suara. Dari total 538 suara yang terdiri dari DPD I, DPD II, DPP dan Organisasi Massa (Ormas) yang bernaung di Partai Golkar yang menggunakan hak suaranya adalah 537. Satu suara tidak bisa menggunakan hak suaranya karena perwakilan yang dikirim dalam Munas VIII tidak sah. Dan dari total 537 suara terdapat satu suara yang tidak sah. Sehingga dengan demikian dukungan terhadap Aburizal Bakrie sudah melampaui 50 persen plus satu dan pemungutan suara untuk menentukan Ketua Umum yang berhak menggantikan Jusuf Kalla hanya digelar dalam satu putaran saja.

Dalam struktur kepengurusan Partai Golkar periode 2009-2015 dibawah pimpinan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum, terdapat nama akbar Tandjung -yang juga merupakan mantan Ketua Umum Partai Golkar- sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Agung Laksono dan Theo L Sambuaga sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham sebagai Sekretaris Jenderal dan Setya Novanto sebagai Bendahara Umum. (dari berbagai sumber) (image: http://www.fajar.co.id)

Alhamdulillah, Dimuat Lagi…

•27 September 2009 • 4 Comments

blogprint september

Setelah tulisan tentang Pantai Blendung yang masih cukup alami akhirnya bisa nembus di Rubrik Blogprint Harian Pagi Suara Merdeka edisi Minggu, 21 Juni 2009 yang lalu, kini satu lagi tulisan yang ada di blog http://simpanglima.wordpress.com ini yakni tulisan tentang Liburan Lebaran di Pantai Widuri pun berhasil dimuat dalam Rubrik Blogprint Harian Pagi Suara Merdeka edisi Minggu pada hari ini (27/9). Dua tulisan yang dimuat di rubrik Blogprint ini sebenarnya cukup mirip karena sama-sama menggambarkan tentang obyek wisata pantai yang ada di Kabupaten Pemalang. Hanya saja obyek wisata Pantai Widuri yang terletak di Desa Widuri Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang ini sudah dikelola dengan lebih baik.

Dan kembali rasa syukur bercampur bangga pun muncul karena tulisan tentang Pantai Widuri bisa dimuat di media cetak yang menguasai pangsa pasar Jawa Tengah. Dengan demikian setidaknya tulisan tersebut dapat dibaca oleh pembaca setia Harian Pagi Suara Merdeka di Jawa Tengah dan sekitarnya sebagai salah satu referensi untuk menentukan tempat berekreasi bersama keluarga, kerabat maupun teman dekat. *

Liburan Lebaran di Pantai Widuri

•23 September 2009 • 3 Comments

Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya selalu disambut dengan penuh suka cita dengan beragam tradisi yang senantiasa dilakukan pada saat lebaran tiba. Seperti mudik ke kampung halaman, bersilaturahmi dengan keluarga, kerabat maupun teman dekat, berlibur ke tempat-tempat rekreasi dan lain sebagainya. Tak terkecuali Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 Hijriyah, sebagian besar masyarakat yang mencari rezeki di kota-kota besar berusaha untuk mudik ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga. Waktu libur yang ada biasanya juga dimanfaatkan untuk bersama-sama dengan keluarga, kerabat maupun teman dekat untuk mengunjungi tempat rekreasi untuk sekedar menghilangkan penat dari rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Seperti yang terlihat di obyek wisata Pantai Widuri Pemalang pada lebaran hari ketiga kemarin (22/9) tampak penuh sesak dikunjungi oleh masyarakat Kabupaten Pemalang dan sekitarnya. Obyek wisata Pantai Widuri tepatnya terletak di Desa Widuri Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang atau sekitar 3 Kilometer arah utara dari pusat Ibu Kota Kabupaten Pemalang. Pantai Widuri yang merupakan salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Pemalang menawarkan beragam fasilitas yang cukup banyak yang layak dinikmati.

-baca selengkapnya>

Maaf ya…

•20 September 2009 • Leave a Comment

maafDua puluh sembilan hari di bulan suci Ramadhan 1430 H tak terasa telah berlalu dan kini telah berganti dengan bulan baru, bulan Syawal 1430 H. Suasana keceriaan senantiasa menghiasi setiap insan di awal bulan Syawal yang merupakan hari kemenangan bagi umat Islam ini. Kemenangan dari menahan rasa lapar, rasa haus, hawa nafsu dan segala hal lainnya yang bisa mengurangi pahala atau bahkan bisa membatalkan ibadah puasa selama bulan Ramadhan kemarin. Di Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 H pada hari ini (20/9) semoga kita bisa memiliki hati yang baru, hati yang kembali suci karena telah berhasil melewati segala ujian selama bulan Ramadhan kemarin.

Di hari raya nan fitri ini saatnya menghapus segala kesalahan, kekhilafan, kealpaan yang pernah dibuat dan mungkin telah menggoreskan luka di hati orang lain. Apabila di hari-hari biasa kata maaf mungkin teramat berat terucap untuk memaafkan segala kesalahan, kekhilafan, kealpaan orang lain, semoga di pagi hari ini dengan ridho Allah SWT kita bisa saling bermaaf-maafan. Dan saatnya kembali membuka lembaran baru untuk menapaki kehidupan yang lebih baik dengan sesama insan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 Hijriyah, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Mulai dari nol lagi ya … *

Nuker Duit Baru Dua Ribuan

•6 September 2009 • 3 Comments

tukar uang bMenjelang Hari Raya Idul Fitri 1430 H sebagian masyarakat sudah mulai mempersiapkan uang kertas baru dengan nominal Rp 1.000,-, Rp 2.000,-, Rp 5.000,- atau bahkan Rp 10.000,- untuk dibagi-bagikan kepada anak-anak kecil di saat hari lebaran. Untuk bisa mendapatkan uang kertas baru tersebut, sebagian masyarakat rela untuk mengantre panjang di kantor Bank Indonesia Cabang Semarang yang terletak di Jalan Imam Bardjo, SH No.4.

tukar uang aNamun bagi masyarakat yang tidak sabar untuk mengantre atau tidak mempunyai waktu untuk mengantre, tidak perlu khawatir tidak bisa mendapatkan uang kertas baru dengan beragam nominal. Pasalnya di sepanjang Jalan Imam Bardjo, SH di sisi utara dan sisi selatan mulai dari bundaran Videotron hingga depan pintu gerbang kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang banyak dijumpai orang yang menawarkan jasa penukaran uang kertas baru dengan beragam nominal. Tentunya dengan sedikit tambahan biaya jasa untuk bisa mendapatkan uang kertas baru tersebut. Saat ini yang paling banyak dicari masyarakat adalah uang kertas baru dengan nominal Rp 2.000,- yang merupakan nominal baru yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sehingga tak ayal biaya jasa penukarannya juga paling besar dibandingkan dengan nominal lainnya. Tampak dalam foto uang kertas baru nominal Rp 2.000,- dan seseorang yang sedang menawarkan jasa penukaran uang kertas baru kepada pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Imam Bardjo, SH Semarang. *

Ngabuburit di Jalan Pahlawan

•31 August 2009 • 4 Comments

ngabuburitBeragam kegiatan bisa dilakukan untuk menghabiskan waktu sembari menunggu azan Maghrib berkumandang sebagai pertanda saatnya berbuka puasa tiba di bulan suci Ramadhan ini. Seperti yang bisa dijumpai di sepanjang Jalan Pahlawan Kota Semarang setiap sore hari selalu ramai dipadati masyarakat terutama kalangan muda-mudi untuk ngabuburit. Ramainya sepanjang Jalan Pahlawan tak terlepas dengan cukup banyaknya pedagang yang menjual aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

Beraneka macam makanan dan minuman ditawarkan kepada setiap pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas di Jalan Pahlawan. Mulai dari es buah, es kelapa muda, es teh, kolak, koktail, kue-kue dan aneka makanan ringan lainnya yang bisa dijadikan sebagai menu berbuka puasa dengan harga yang cukup terjangkau. Pedagang musiman di bulan Ramadhan ini mulai menjajakan aneka makanan dan minuman sejak hari pertama Ramadhan 1430 H pada Sabtu (22/8) yang lalu dan biasanya mulai pukul 16.00 WIB hingga waktu berbuka puasa tiba.

Pedagang yang sebagaian besar masih mahasiswa dan pelajar menjajakan aneka makanan dan minuman dengan menghampiri setiap pengendara baik sepeda motor maupun mobil yang melintasi Jalan Pahlawan. Tak semuanya pedagang makanan dan minuman tersebut mencari keuntungan untuk dirinya sendiri, sebagian ada yang menjadikan hasil keuntungan yang didapat untuk mendukung kegiatan dikampusnya seperti bhakti sosial dan lain sebagainya. *

Saatnya Kibarkan Merah Putih

•17 August 2009 • 8 Comments

merah putihSelama menjelang dua kali pelaksanaan pesta demokrasi yakni menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif pada 9 April 2009 dan menjelang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) pada 8 Juli 2009, hampir sebagian besar masyarakat cukup antusias mengibarkan bendera-bendera Partai Politik (Parpol) yang didukungnya. Di setiap sudut-sudut kota, jalan-jalan dan tempat-tempat strategis lainnya senantiasa dipenuhi dengan bendera Parpol yang berkibar dengan beragam ukuran mulai yang kecil hingga ukuran yang besar.

Bendera Parpol yang dipasang saling bersaing dengan Parpol yang lainnya baik dalam besarnya ukuran bendera maupun banyaknya jumlah bendera yang dipasang. Dan seakan tak memberikan ruang yang bebas dari kibaran bendera Parpol. Bahkan terkadang masyarakat juga memasang bendera Parpol di tempat-tempat yang tak lazim. Seperti bendera Parpol dengan ukuran besar yang dipasang di atas pohon agar mudah dilihat oleh banyak orang.

Namun pesta telah usai digelar dan kini saatnya bersatu kembali dan tak lagi mengagung-agungkan bendera-bendera tertentu. Dan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 64 pada hari ini, saatnya bendera Merah Putih berkibar di seluruh penjuru nusantara. Semangat mengibarkan bendera Parpol beberapa waktu yang lalu semoga juga turut mengiringi saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Setidaknya dengan berkibarnya bendera Merah Putih dimana-mana akan kembali menumbuhkan rasa kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa Indonesia yang sudah diperjuangkan kemerdekaannya oleh para pejuang 64 tahun yang lalu. Dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 64. *