Jangan Mencoba Berbohong
Berbohong, suatu perbuatan yang manakala sudah dilakukan sekali pasti akan dilakukannya kembali untuk menutupi kebohongan yang telah diperbuat sebelumnya. Berbohong, berbohong dan berbohong lagi. Setiap orang tentu tak ingin rasanya dibohongi oleh siapapun. Terlebih dibohongi oleh orang-orang terdekatnya. Pasti akan sakit rasanya.
Kebohongan yang dilakukan walaupun sekecil apapun kelak suatu saat bisa menjadi suatu kebohongan yang besar karena dilakukan secara terus menerus baik secara sadar maupun tidak sadar. Dan sepandai-pandainya seseorang menyembunyikan suatu kebohongan kelak pasti akan tercium juga kebenarannya baik cepat maupun lambat. Waktulah yang akan membongkar semua kebohongan yang dilakukan.
Tentu terdapat beragam alasan yang mendorong seseorang melakukan kebohongan. Namun kebohongan tetap kebohongan yang hendaknya sebisa mungkin untuk tidak dilakukan. Selain kemungkinan akan merugikan orang lain yang dibohongi juga akan menjadikan kepercayaan terhadap seseorang yang berbohong semakin berkurang. Percuma saja dipercaya karena toh sudah biasa berbohong. Tak ada gunanya mempercayainya.
Meskipun demikian terkadang ada kalanya seseorang dihadapkan pada waktu, situasi dan kondisi yang justru menuntut untuk melakukan sebuah kebohongan. Kebohongan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tentu hal ini sedikit berbeda karena keadaanlah yang memang memaksanya untuk berbohong. Kebohongan disini dilakukan demi sebuah kebaikan. Namun seyogyanya berbohong jangan dijadikan sebagai sebuah kebiasaan dalam berperilaku setiap harinya.
Dan mulai saat ini biasakanlah berkata dengan kejujuran. Biasakanlah katakan putih manakala memang benar putih adanya. Dan biasakanlah katakan hitam manakala memang benar hitam adanya. Meskipun pahit adanya. *

Leave a Reply