Demi Meraih Sebuah ‘Kursi’?

Hingga saat ini, satu-satunya jalan untuk bisa menjadi seorang anggota legislatif (DPR) adalah melalui Partai Politik (Parpol). Parpol lah yang dapat mengajukan seseorang menjadi calon anggota legislatif (Caleg) yang bakal dipilih oleh masyarakat dalam Pemilu. Ada yang menarik dalam pengajuan nama Caleg yang dilakukan oleh Parpol untuk Pemilu 2009, yakni adanya beberapa politisi yang berpindah Parpol untuk bisa menuju Senayan.

Dengan beragam alasan, sepertinya begitu mudah sebagian politisi berlabuh ke Parpol lain dan mencadi Caleg lewat Parpol barunya tersebut. Politisi tersebut diantaranya Muhammad AS Hikam, Marissa Haque, Zaenal Maarif, Rieke diah Pitaloka, Ade Daud Nasution, Anwar Fuady.

Muhammad AS Hikam, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merupakan loyalis Gusdur saat ini maju menjadi Caleg dari Dapil IX Jawa Timur lewat Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Artis Marissa Haque yang pernah menjadi anggota DPR dari PDI Perjuangan saat ini berlabuh di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan menjadi Caleg di Dapil I Jawa Barat. Anggota DPR dari Partai Bintang (PBR), Zaenal Maarif akan maju menjadi Caleg lewat Partai Demokrat di Dapil V Jawa Tengah.

Rieke Diah Pitaloka, artis yang juga kader PKB saat ini memilih menjadi Caleg melalui PDI Perjuangan di Dapil II Jawa Barat. Ade Daud Nasution, anggota DPR dari PBR saat ini menjadi Caleg di Dapil II Banten dari Partai Amanat Nasional (PAN). Aktor Anwar Fuady, yang dulu dikenal dekat dengan Partai Golongan Karya (Golkar), kini menjadi caleg dari Partai Hanura di Dapil I Sumatera Selatan.

Adanya sebagian politisi yang pindah dari Parpol satu ke Parpol lainnya, memunculkan asumsi bahwa motivasi yang mendorong mereka untuk menjadi seorang anggota legislatif adalah demi meraih sebuah ‘kursi’ di Senayan dan tidak sungguh-sungguh memperjuangkan aspirasi masyarakat pemilihnya. Melihat fenomena seperti ini, hanya masyarakatlah yang akan memberikan penilaian terhadap mereka dalam Pemilu 2009 mendatang. Masyarakat yang cerdas tentunya hanya akan memilih Caleg yang benar-benar memahami dan akan menyalurkan aspirasi masyarakat luas. *

~ by isdiyanto on 15 September 2008.

9 Responses to “Demi Meraih Sebuah ‘Kursi’?”

  1. lha masalahnya, seberapa terlatih masyarakat itu belajar?
    oh kutu loncat…😀

  2. aku jadi caleg blogger bisa gakyaks? 😆
    *betewe kapan kopdar loenpia?*
    aku dihubungi yaks….sapa tauk bisa sempet hadir…jangan lupa tempatnyah dimana n jam berapa…. 😀

  3. kemaren aku sempet ketemu beberapa caleg DPRD prop. Jateng. aku liat beberapa diantaranya belum jelas mo ngapain kalo dah jadi, program juga ga jelas, palagi sekarang konsentrasi mereka masih ke DCT, bis tu kampanye, jualan kecap dech😀 yang penting bagi mereka gimana caranya menang sulu dech.
    oh wakil rakyat tukang jualan kecap !!!😀

  4. yg paling berat adalah balasan besok di sononya tuh…

  5. aku masih toh, sama kamu ko.
    tapi kamu udah melanglang Indonesia, ya.
    tekan jambi.

    piye rasane neng pulau sumatera?

  6. Minal “Aidin Wal Fa’izin, Selamat Idul Fitri 1429 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Taqabbal Allah minna wa minkum, amin..

  7. blogwalking..
    q link balik ya

  8. ikut nimbrung donk….
    saya M. SAID. S.Ag, Caleg DPR RI Dapil Gresik Lamongan dari PARTAI MATAHARI BANGSA ( PMB )
    yang pasti sebelum semua proses berlanjut…..kita sama2 introspeksi untuk memperbaiki mental dan pola pikir kita,
    karena bagaimanapun juga Indonesia butuh pemimpin yang bermental MENGABDI UNTUK RAKYAT,
    memperjuangkan kepentingan RAKYAT dan benar2 bekerja
    menjalankan amanat RAKYAT, bukan untuk kepentingan sekelompok. Kalau kondisinya seperti ini
    terus kapan Indonesia akan bisa maju dan disegani oleh Bangsa Lain ???? zaman telah berubah.
    tantangan dan Issue global harus dapat kita jawab secara ilmiah. Mari kita bangkit !!!!!
    Rakyat butuh pemimpin yang mau peduli jeritan hati rakyat, bukan pemimpin
    yang “pinter” tapi minteri

  9. halah pak said, u cuma ngomong duang tapi bukti gak ada, payah payah payaaah. . .dulu juga sebelum bapak, dah ada yg ngomong kayak gt, yg terjadi bukannya ngurus rakyat eh malah korupsi berjama’ah (mencibir, wew)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: