Berkampanyelah dengan Santun

Sejak resmi ditetapkan menjadi peserta Pemilu tahun 2009 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), meski belum boleh melakukan kampanye terbuka dengan pengerahan massa, namun setiap partai politik (Parpol) sudah diperkenankan untuk melakukan sosialisasi diri kepada masyarakat atau berkampanye dengan menggunakan berbagai media, seperti pemasangan bendera, spanduk, umbul-umbul, stiker dan sejenisnya.

Tak ayal sekarang disetiap disudut-sudut jalan banyak terpasang atribut atau identitas dari Parpol peserta Pemilu tahun 2009. Dan terkadang menimbulkan kesan yang kurang indah karena pemasangan atribut Parpol sering tak beraturan. Setiap Parpol berusaha agar atribut Parpolnya dapat dilihat dan dikenal oleh masyarakat.

bendera2Alih-alih ingin menarik simpati dan perhatian dari masyarakat, namun yang ada justru terkadang masyarakat menjadi jengah karena cara-cara yang dilakukan Parpol tidaklah santun. Setiap pemasangan bendera, spanduk, umbul-umbul, stiker dan sejenisnya yang dilakukan Parpol tak jarang merusak lingkungan yang ada. Seperti menempelkan atribut di pohon-pohon dengan menggunakan paku, menempelkan stiker di tiang rambu-rambu lalu lintas.

Sejatinya dengan melihat cara-cara sosialisasi yang dilakukan Parpol, masyarakat dapat melihat apakah Parpol yang bersangkutan memiliki kepedulian terhadap lingkungan ataukah tidak. Parpol masih kurang jeli dalam bersosialisasi dengan masyarakat, dan masih mengutamakan kuantitas atribut Parpol nya daripada kualitas. Dengan banyaknya atribut yang dipasang, Parpol beranggapan akan semakin menarik simpati masyarakat. Namun sebenarnya tidaklah selalu demikian, meskipun dalam jumlah yang tidak terlalu banyak apabila dipasang dengan apik, masyarakatpun akan lebih bersimpati.

Untuk tetap menjaga keindahan kota, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memfasilitasi tempat pemasangan bersama semua bendera Parpol peserta Pemilu tahun 2009 di 10 titik strategis di Kota Semarang. 10 lokasi pemasangan bendera bersama tersebut adalah di empat pintu masuk Kota Semarang, yakni di perbatasan Semarang-Kendal, perbatasan Semarang-Ungaran, perbatasan Semarang-Mranggen dan perbatasan Semarang-Demak. Kemudian di Bundaran Kalibanteng, Taman Madukoro, Taman depan Pertamina, Taman Bubakan, Lapangan Simpang Lima dan Taman depan Swalayan ADA Banyumanik.

Melihat 38 bendera Parpol dengan ukuran yang sama, berkibar bersama dan tersusun dengan rapi, semoga lebih meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu tahun 2009 mendatang. Dan semoga lebih mendorong Parpol untuk melakukan kampanye dengan cara-cara yang santun. *

~ by isdiyanto on 19 November 2008.

4 Responses to “Berkampanyelah dengan Santun”

  1. Daftarkan blog anda! dalam lomba blog berhadiah total 10 juta + handphone + speedy gratis.
    info http://www.audiochute.com

  2. Hebat ya Pemkot Semarang…mau memfasilitasi tempat pemasangan bersama semua bendera Parpol peserta Pemilu tahun 2009 di 10 titik strategis di Kota Semarang. Berarti tinggal nunggu ‘ketertiban’ pesertanya aja ya???
    Semoga keamanan tetap terjaga ya mas?…🙂

  3. kalo di jambi..parpol udh ngga punya etika lagi…kalo kuliah…nilainya E. Sembarangan pasang sana pasang sini….

  4. ya, tingkah laku parpol mencerminkan parpol itu sndiri..
    salam kenal..
    makasi utk kunjungannya bbrp bulan silam di blog saya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: