Lebih Peduli dengan Yang Kurang Mampu

Jika pada saat merayakan Hari Raya Idul Fitri, diidentikkan dengan pelaksanaan puasa selama sebulan penuh pada bulan Ramadhan dan bersilaturrahmi di saat kemenangan tiba di bulan Syawal, tidaklah demikian saat merayakan Hari Raya Idul Adha. Idul Adha identik dengan pelaksanaan ibadah haji dan penyembelihan hewan kurban bagi mereka yang mampu. Pun termasuk pada Idul Adha 10 Dulhijjah 1429 H ini yang jatuh bertepatan pada hari ini (8/12).

Bagi sebagian umat Islam -yang telah memenuhi syarat dan rukun haji- saat ini tengah berada di Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Sementara sebagian umat Islam yang mampu lainnya akan melakukan penyembelihan hewan kurban usai pelaksanaan Shalat Id untuk dibagikan secara merata kepada kaum yang kurang mampu. Idul Adha hendaknya bisa dijadikan sebagai moment untuk lebih meningkatkan rasa kepedulian terhadap kaum yang kurang mampu.

kurbanMungkin bagi sebagian orang, hanya pada saat Idul Adha sajalah mereka bisa berkesempatan merasakan nikmatnya makan daging kambing, kerbau atau bahkan sapi, tanpa harus membelinya. Selepas itu mereka harus rela untuk mengganjal perutnya dengan apapun yang bisa didapatkannya. Hal seperti inilah yang seharusnya menjadi perhatian bagi yang diberi limpahan rizki oleh-Nya. Hendaknya rasa kepedulian terhadap mereka senantiasa muncul dalam kehidupan sehari-hari dan bukan pada saat-saat tertentu saja yang hanya dijadikan sebagai ritual semata.

Keteladanan yang diberikan Nabi Ibrahim AS dan putra kesayangannya Nabi Ismail AS untuk memenuhi segala perintah-Nya patut untuk diresapi dalam kehidupan sehari-hari. Dibutuhkan sebuah keihlasan yang tulus untuk bisa benar-benar mampu melaksanakan segala perintah-Nya dan untuk menjauhi segala larangan-Nya. Ditengah kondisi yang cukup susah seperti saat ini, rasa kepedulian terhadap sesama harus senantiasa dibangun untuk lebih meringankan penderitaan yang kurang mampu.

Jika saat Idul Adha ini seakan tidak ada jarak antara yang mampu dan yang kurang mampu, maka pun demikian seharusnya selepas Idul Adha jurang antara yang mampu dan yang tidak mampu harus senantiasa bisa terjembatani dengan rasa solidaritas atau rasa peduli terhadap sesama. Semoga Idul Adha tahun ini mampu meninggalkan rasa itu di hati umat Islam yang mampu, yang diberi kelebihan rizki oleh-Nya. *

~ by isdiyanto on 8 December 2008.

5 Responses to “Lebih Peduli dengan Yang Kurang Mampu”

  1. setuju banget dengan pendapat anda, bagi yang mampu memang harus selalu atau wajib berqurban, agar para kaum duafa bisa merasakan yang jarang atau tidak pernah sama sekali merasakan seperti orang yang mampu,
    thanks atas kunjungannya diblog saya🙂

  2. Terima kasih sudah mampir di Mind of Mine.. selamat Idul Adha, semoga hari raya tahun ini menjadikan kita lebih baik dan peka terhadap sesama…

  3. keteladanan nabi ibrahim membuat semua harus sadar…hidup adalah pengorbanan….

  4. Aku pernah tinggal di Semarang dan sangat akrab sekali ma simpang lima tentunya….
    Amien semoga.. Semoga kita selalu tetang berbagi kapan dan dimana saja….

  5. Semoga senantiasa kita diberikan hati untuk selalu berbuat untuk orang lain tanpa menunggu kita mati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: