Ramai, Bursa Bakal Capres 2009

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) langsung tahun 2009 hanya tinggal beberapa bulan lagi. Sebagian besar partai politik (Parpol) pun sudah mulai melakukan berbagai langkah dan berancang-ancang siapa bakal calon presiden (Capres) dan bakal calon wakil presiden (Cawapres) yang akan diusung dan didukung pada Pilpres langsung tahun 2009. Meski tak sedikit pula Parpol yang belum mau ‘buka-bukaan’ mengenai Capres dan Cawapres yang akan diusungnya.

Bagi masyarakat sedikit banyak akan bermanfaat manakala Parpol sudah berani memberikan ancang-ancang dari sekarang siapa bakal Capres dan Cawapres yang akan diusungnya. Masyarakat menjadi bisa mulai melihat dan menilai rekam jejak dari kandidat-kandidat yang dimunculkan oleh Parpol. Berikut beberapa diantara nama-nama kandidat yang bakal meramaikan Pilpres langsung tahun 2009 beserta Parpol pengusungnya.

kandidatPartai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sebagai Parpol baru sudah memutuskan
secara resmi bakal mengusung H. Wiranto, SH (Ketua Umum Partai Hanura) untuk menjadi Capres dalam Pemilu 2009. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Hanura di Hotel Sahid, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9-11 Januari 2009 kemarin.

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada 14 Oktober 2008 yang lalu telah memutuskan dengan bulat Prabowo Subianto sebagai Capres pada Pilpres 2009. Bahkan kini Partai Gerindra sudah mempersiapkan 17 nama yang bakal menjadi Cawapres mendampingi Prabowo Subianto. Tujuh Belas nama tersebut adalah Puan Maharani, Jimly Ashiddiqie, Din Syamsudin, Khofifah Indar Parawansa, Yenny Wahid, Soetrisno Bachir, Tifatul Sembiring, Hidayat Nurwahid, Muhaimin Iskandar, Eros Djarot, Marwah Daud Ibrahim,Surya Paloh, Sandiaga S Uno, Yuddy Chrisnandi, Fadel Muhammad, Akbar Tandjung, dan Sri Sultan Hamengkubuwono X

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga sudah menyiapkan kader terbaiknya untuk turut bersaing dalam Pemilu 2009. Delapan nama -sesuai dengan nomor urut PKS dalam Pemilu 2009- diajukan oleh PKS dalam Sidang Pleno Majelis Syuro PKS kesepuluh di Jakarta, 26 Oktober 2008 yang lalu. Delapan nama tersebut adalah Hidayat Nur Wahid (Mantan Presiden PKS), Tifatul Sembiring (Presiden PKS), Salim Segaff Al Jufri (Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi dan anggota Majelis Syuro PKS), Anis Matta (Sekretaris Jenderal PKS), Irwan Prayitno (Ketua Komisi X DPR), Suharna Surapranata (Ketua Majelis Pertimbangan Partai), Sohibul Iman (anggota Majelis Syuro PKS), dan Surahman Hidayat (Ketua Dewan Syariah Pusat PKS). Secara resmi Majelis Syuro PKS baru akan menentukan siapa yang akan maju dalam Pilpres 2009 setelah hasil pemilihan anggota legislatif diketahui.

Partai Amanat Nasional (PAN) pada acara Pemantapan Kinerja Calon Anggota DPR RI PAN di Hotel Sultan, Jakarta, 28 Desember 2008 yang lalu telah mengusung 9 nama -sesuai dengan nomor urut PAN dalam Pemilu 2009- yang akan dipilih sebagai Capres dalam Pemilu 2009. Kesembilan nama tersebut adalah Soetrisno Bachir (Ketua Umum PAN), M Amien Rais (Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN), Bambang Sudibyo (Menteri Pendidikan Nasional), Hatta Radjasa (Menteri Sekretaris Negara), Zulkifli Hasan (Sekjend PAN), Zulkifli Nurdin (Gubernur Jambi), Yahya Muhaimin (mantan Menteri Pendidikan Nasional), Nur Alam (Gubernur Sulawesi Tenggara), dan Dede Yusuf (Wakil Gubernur Jawa Barat). Nama-nama tersebut baru akan dipilih oleh DPP PAN untuk didukung dalam Pilpres 2009 setelah Pemilu Legislatif.

Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) sudah menetapkan Laksamana Sukardi sebagai Capres dan Roy BB Janis sebagai Cawapres. Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDP pada 5-6 Desember 2008 lalu.

Partai Matahari Bangsa (PMB) sebagai Parpol baru juga sudah menetukan Capres yang bakal diusung pada Pilpres 2009. Keputusan yang diambil dalam Rapat Pleno PMB pada 3 Desember 2008, menyepakati Din Syamsuddin sebagai Capres. Din Syamsuddin terpilih dari 13 kandidat yang sudah ditentukan sebelumnya yaitu Din Syamsuddin, Imam Addaruqtni, M Amin Rais, Hatta Radjasa, Malik Fadjar, Chamamah Suratno, Akbar Tandjung, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Jefrie Geovanie, Busyro Muqoddas, Hajriyanto Yasin Thohari, Jimly Asshidiqie, dan Sutanto.

Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai partai besar juga sudah mempersiapkan kader-kadernya untuk bersaing dalam Pilpres 2009. Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IV Golkar pada 17-19 Oktober 2008, telah diinventarisasi tujuh nama calon kandidat yang akan diusung sebagai Capres atau Cawapres. Tujuh nama tersebut adalah Jusuf Kalla (Ketua Umum Partai Golkar), Agung Laksono (Wakil Ketua Umum Partai Golkar), Aburizal Bakrie (Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat), Akbar Tandjung (Mantan Ketua Umum Partai Golkar), Fadel Muhammad (Gubernur Gorontalo), Sri Sultan Hamengku Buwono X (Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta), dan Surya Paloh (Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar).

Partai Nasional Banteng Kerakyatan (PNBK) telah mendeklarasikan pasangan Capres dan Cawapres yang bakal diusung pada Pilpres 2009. Deklarasi pasangan Rizal Ramli (Capres) dan Eros Djarot (Cawapres) dilakukan di Gedung Gasebut, ITB, Bandung pada 11 Januari 2009 kemarin pukul 13.30 WIB.

Partai Bulan Bintang (PBB) juga sudah memiliki Capres yang akan diusung dalam Pilpres 2009. Yusril Ihza Mahendra (Ketua Dewan Syura DPP PBB) secara resmi diajukan menjadi Capres melalui Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV PBB pada Juli 2008 yang lalu.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) sudah dipastikan akan mengusung Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDI Perjuangan) sebagai Capres pada Pilpres 2009. Keputusan tersebut merupakan hasil rekomendasi dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan, di Hotel Clarion Makassar, 27-28 Mei 2008 yang lalu. Dan bahkan pada Rakernas IV PDI Perjuangan yang baru saja usai digelar di Solo pada 27-29 Januari 2009, PDI Perjuangan sudah menentukan 5 kriteria Cawapres yang akan mendampingi Megawati Soekarnoputri.

Partai Demokrat hingga saat ini juga hampir dipastikan akan kembali mencalonkan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Capres untuk bertarung dalam Pilpres 2009.

Munculnya cukup banyak kandidat menjelang Pilpres 2009 tersebut -terlepas dari pro dan kontra terhadap wajah lama dan wajah baru- semoga memberikan aroma persaingan yang lebih sehat dan lebih demokratis. Kini saatnya masyarakat melihat, mendengar dan memperhatikan dengan seksama segala rekam jejak yang dimiliki dari kandidat-kandidat tersebut dan hingga saatnya nanti bisa menentukan pilihan yang tepat. (dari berbagai sumber)

~ by isdiyanto on 31 January 2009.

11 Responses to “Ramai, Bursa Bakal Capres 2009”

  1. banyak partai … banyak capres,rakyat makin bingung, akhinya asal coblos ajah … hihihihihi

  2. wah..wah…jangan2 kamu juga mau jadi capres yah…..
    kalau yah ntar aq dukung deh….
    kayak obama gitu…heheh……….iyakan

  3. ah… masih sebatas penjajakan
    penentuan duetnya ntar bis pilleg, kan harus itung-itungan suara juga

  4. Bingun mau milih siapa nanti

  5. bingung mau nyoblos ndak😀

  6. Sebagai kunjungan balasan, numpang komen juga neh.
    Yang pasti banyak poster n billboard yang malah bikin kotor pemandangan.

  7. Masalahnya…Capres yang mana yang bisa dipercaya ya bang? yang bisa membawa kesejahteraan…
    Emang gak mudah sih, mengingat dah banyak banget masalah yang ada pada bangsa kita.

  8. Hi friend.. Interesting post.. Keep up the good work.. Do visit my blog and post your comments.. Take care mate.. Cheers!!!

  9. TOLAK RAJA JAWA JADI PRESIDEN RI
    INDONESIA BUKAN JAWA
    INDONESIA BUKAN NEO-MAJAPAHIT ATAWA NEO-MATARAM
    TAPI JAWA ADALAH BAGIAN DARI INDONESIA ITU BENAR..!!!
    SILAHKAN RAJA JAWA MENCALONKAN DIRI JADI PRESIDEN RI…
    TAPI BUBARKAN DULU KESULTANAN JAWA SELURUHNYAA…!!!!
    LEPASKAN DULU GELAR SULTAN HAMENGKUBUWONO ITU….!!!!
    JADI ORANG BIASA DULU…BARU MAJU JADI CAPRES…!!!!
    BELUM CUKUPKAH PENGALAMAN PAHIT JADI PELAJARAN BERHARGA..???
    SETELAH PROGRAM TRANSMIGRASI YANG MENJIPLAK HABIS CARA ZIONIS MENGUASAI TANAH PALESTINA… KINI SULTAN JAWA PUN INGIN MENJADI PRESIDEN RI….
    MAU JADI APA NEGARA INDONESIA INI…???!!!!

  10. BUBARKAN SAJA REPUBLIK INDONESIA INI
    KALAU RAJA JAWA MAU JADI PRESIDEN RI
    GANTI SAJA NKRI MENJADI NKNM = NEGARA KESATUAN NEO MAJAPAHIT

  11. BUBARKAN SAJA REPUBLIK INDONESIA INI
    ntar juga bubar sendiri kok😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: