Bermula dari Semarang Nol Kilometer

Ketika menyebut Kota Semarang maka yang ada di benak pikiran sebagian besar masyarakat adalah sebuah kota yang identik dengan Kawasan Simpang Lima sebagai pusat kotanya. Kawasan Simpang Lima saat ini memang menjadi salah satu ikon tersendiri bagi Kota Semarang. Dengan beragam kekhasan yang dimilikinya, Kawasan Simpang Lima mampu menarik perhatian masyarakat untuk mengunjunginya.

Namun demikian, mungkin hanya sedikit masyarakat yang tahu bahwa sebenarnya pusat kota yang memiliki makanan khas lumpia ini justru terletak di Kawasan Kota Lama. Tepatnya berada di ujung Jalan Pemuda, depan Kantor Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah -dan Gedung Keuangan Negara Semarang- terdapat sebuah Tugu Semarang Nol Kilometer.

semarang-nol-kilometer2Sebuah tugu mungil berbentuk persegi bertuliskan SEMARANG NOL KILOMETER menjadi tetenger pusat Kota Semarang yang juga merupakan sebuah titik awal dimulainya penghitungan jarak dari Kota Semarang ke luar kota. Seperti halnya jarak antara Kota Semarang dan Kendal, Kota Semarang dan Demak pun dihitung dari Tugu Semarang Nol Kilometer ini. Di tugu yang terletak di sebuah taman tersebut terdapat lambang Kota Semarang di keempat sisinya.

Di masa lalu penomoran jalan juga menggunakan Tugu Semarang Nol Kilometer sebagai titik awalnya. Dengan demikian semakin dekat dengan Tugu Semarang Nol Kilometer maka nomor jalan akan semakin kecil, dan sebaliknya semakin jauh dengan Tugu Semarang Nol Kilometer maka nomor jalan akan semakin besar. Namun penomoran jalan saat ini sudah tidak mengacu lagi pada tugu mungil dengan atap berbentuk joglo tersebut.

Dengan bentuknya yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu mencolok, wajar manakala menjadi sedikit luput dari perhatian masyarakat yang melintas di ujung Jalan Pemuda tersebut. Sedikit berbeda dengan Tugu Muda yang begitu menjadi perhatian masyarakat, namun demikian keberadaan Tugu Semarang Nol Kilometer tetap harus diperhatikan karena juga merupakan tetenger bagi Kota Semarang. *

~ by isdiyanto on 23 March 2009.

7 Responses to “Bermula dari Semarang Nol Kilometer”

  1. masih kalah pamor sama tugu muda ya…. 😀

  2. mas, sampeyan semarange endi?

  3. hetrik sekalian biar lemas 😆
    *met malem*

  4. Pernah sekali ke semarang, ke rumah teman.

  5. saya yg asli semarang malah baru tahu

  6. liat juga nieh…
    yg SMG…
    waaak, kpn y ksono?
    Kul Y?
    amiiin…

  7. […] Semarang. Menurut pendapat sebagian besar warga, kawasan ini  juga merupakan pusat kota meskipun pusat kota Semarang yang sebenarnya adalah di kawasan Kota Lama, di ujung jalan Pemuda tepatnya di depan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: