Ketika di Perlintasan Jalur Kereta Api

Meskipun kecelakaan lalu lintas yang terjadi di perlintasan jalur kereta api sudah sering terjadi dan tak jarang menimbulkan korban jiwa. Namun demikian masih terdapat sebagian masyarakat yang seakan kurang peduli dengan keselamatan dirinya saat berada di perlintasan jalur kereta api. Saat melintas di perlintasan jalur kereta api masih terdapat sebagain masyarakat yang tidak sabar memberikan kesempatan kereta api melintas. Meskipun di perlintasan jalur kereta api sudah dilengkapi dengan beragam rambu-rambu peringatan bagi pengendara kendaraan dan palang pintu perlintasan, namun sebagian masyarakat masih sering menerobosnya.

Saat menghabiskan waktu dengan jalan-jalan di akhir pekan kemarin setidaknya masih terlihat perilaku sebagian masyarakat yang tak patut untuk ditiru saat berada di perlintasan jalur kereta api menunggu kereta api melintas. Di suatu perlintasan jalur kereta api tampak pengendara sepeda dan pengendara sepeda motor yang menerobos palang pintu perlintasan dan berhenti amat dekat dengan rel kereta api. Bahkan saat kereta api melintas, pengendara sepeda dan pengendara sepeda motor pun tampak seakan tidak takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara itu di perlintasan jalur kereta api yang lain tampak tukang becak yang juga menerobos palang pintu perlintasan dan terus mendekati rel kereta api hingga kereta api melintas. Sungguh merupakan potret perilaku yang tidak patut untuk ditiru. Demi keselamatan diri, alangkah eloknya apabila sabar sejenak menanti di palang pintu perlintasan memberikan kesempatan kereta api melintas. *

~ by isdiyanto on 19 May 2010.

7 Responses to “Ketika di Perlintasan Jalur Kereta Api”

  1. Pertamax..!Bloqwalking, bos.

    Ada yang menyebabkan hal2 seperti itu:
    1. Kurangnya kesadaran dan rasa disiplin peraturan dari dalam diri.
    2. Tidak adanya tindakan pendisiplinan dengan sangsi-sangsi secara terus-menerus dari aparat yang berwenang.
    3. Ga sadar / memang ga perduli kalo nyawanya cuman satu, padahal dosa2 masih banyak dan belum sempat bertobat kalo sewaktu-waktu maut menjemput di perlintasan kereta.
    4. Sifat dasar manusia yang pengin diperhatikan / show off / car perhatian, dengan bangganya dan merasa jagoan berhenti sedekat mungkin dengan rel kereta..

    Salam,

    sekalian numpang jualan ya bos.
    Kunjungi http://tokoanekakita.blogspot.com

  2. Ada yang menyebabkan hal2 seperti itu:1. Kurangnya kesadaran dan rasa disiplin peraturan dari dalam diri.2. Tidak adanya tindakan pendisiplinan dengan sangsi-sangsi secara terus-menerus dari aparat yang berwenang.3. Ga sadar / memang ga perduli kalo nyawanya cuman satu, padahal dosa2 masih banyak dan belum sempat bertobat kalo sewaktu-waktu maut menjemput di perlintasan kereta.4. Sifat dasar manusia yang pengin diperhatikan / show off / car perhatian, dengan bangganya dan merasa jagoan berhenti sedekat mungkin dengan rel kereta..
    +1

  3. Masih banyak lho pengendara kendaraan yang melanggar… Terutama sepeda motor dan becak…😦

  4. ehm, hampir setiap kota , penduduknyaberjiwa begitu. susah buat mengubahnya. Meskipun sudah sering terjadi kecelakaan yang menyebabkan nyawa melayang. Toh pada akhirnya tetap juga masyarakat tak peduli. Apakah pak eko isdianto punya solusi???????

  5. entah knp saia sering merasa ngeri kalo liat org2 seperti itu…
    koq gak sayang sama nyawanya sendiri ya?😉

  6. salam kenal…

  7. iya tuch, napa ya?? padahal korban sudah banyak…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: