Kue Putu Bumbung yang Gurih dan Manis

Di sebuah komplek perumahan di kawasan Ketileng Kota Semarang, saat sore hari menjelang, saat suasana santai, saat sebagian orang sedang rehat sejenak usai pulang kerja, lewatlah seorang penjual jajanan dengan suara yang cukup khas, tuuuuut… tuuuut… tuuuuut…, menawarkan jajanan tradisional yang mungkin kini sudah mulai jarang dijumpai di kota-kota besar termasuk di Kota Semarang. Penjual Kue Butu Bumbung (Bambu) dengan pikulan di pundaknya menawarkan jajanan tradisional dengan harga yang sangat terjangkau bagi semua kalangan.

Kue Putu Bumbung termasuk salah satu jajanan tradisional yang terbuat dari tepung beras yang berisi gula jawa yang dikukus dan setelah matang ditaburi dengan parutan kelapa. Sering disebut Kue Putu Bumbung karena jajanan yang satu ini adonannya dimasukkan dalam cetakan yang berupa potongan bambu dengan ukuran kecil dan diletakkan di atas alat khusus yang cukup sederhana untuk dikukus hingga matang. Sepotong Kue Putu Bumbung yang biasanya berwarna hijau atau putih dijual dengan harga Rp 500,00.

Kue Putu Bumbung meski dengan ukuran kecil tetapi rasanya tetap nikmat, gurih dan manis. Cocok untuk dinikmati saat sore hari dengan secangkir teh hangat untuk sekedar merehatkan sejenak pikiran usai bekerja di kantor. Dan setidaknya dengan menyantap Kue Putu Bumbung senantiasa turut melestarikan keberadaan jajanan tradisional di tengah-tengah aneka makanan modern yang serba instan. *

~ by isdiyanto on 28 December 2011.

3 Responses to “Kue Putu Bumbung yang Gurih dan Manis”

  1. Ada lagi yang unik dan agak langka di semarang yaitu serabi…
    Serabi yang dimaksud bukan seperti Serabi solo yg banyak dijual…
    Bentuk Serabi tersebut relatif kecil dibanding Serabi yg banyak dijual…
    Penyajiannya dengan bubur ubi jalar yg dimasak dengan tapioka diberi santan matang…
    Mungkin banyak juga yang jual tapi rasa yang orisinal hanya satu dua di antaranya…

  2. sama ga ya, dengan kue putu yang ada di sumatera??.lau ga, kirim buruaaak….

  3. aq suka kue putu.. kayaknya cuman ada di indonesia doang ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: